127 Orang Meninggal Dunia dalam Kerusuhan Suporter Pasca Laga Arema FC vs Persebaya

Kerusuhan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 Pekan 11 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/1) malam.

philippineangels.com – Polisi akhirnya merilis detail korban jiwa yang terjadi dalam derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (22/1/22).

Pada seri 2022-2023 Liga 1 di Stadion Kanjuruhan Malang, tim berjuluk Singo Idan menelan pil pahit dengan kekalahan 2-3. Kekalahan tersebut memicu kericuhan usai pertandingan.

Ledakan gas air mata menambah kisruh di laga kandang ke-6 Arema FC. Ribuan pendukungnya kemudian menjadi sasaran aparat keamanan.

Setelah beredar kabar menyesatkan, polisi akhirnya merilis data resmi yang dikumpulkan sejak Sabtu malam hingga Minggu (22/10/22) 04:30 WIB.

Polres Malang, Polda Jatim terlibat langsung dalam pembuatan keterangan pers, Minggu (22/2/22). Turut hadir Bupati Malong Sanusi dan banyak forkopimdas termasuk jajarannya.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, jumlah korban tewas mencapai 127 orang,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dalam konferensi pers.

Jumlah ini merupakan jumlah kematian. Sebanyak 125 berasal dari suporter yang mau tidak mau menghirup gas air mata.

“Padahal 2 orang yang tewas adalah polisi,” lanjutnya.

Tak pelak, hilangnya ratusan nyawa membawa sepak bola Indonesia menjadi sorotan publik.

“Kami turut berduka cita dan prihatin dan turut berduka cita atas kejadian ini,” kata Nico Afinta.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini