26 Tahun Tanpa Gelar, Ini Ganda Campuran Indonesia Terakhir di Podium BWF Finals

Minarati Taimur berpasangan dengan Tri Kusharjanto di All England. Mereka adalah ganda campuran Indonesia terakhir yang memenangkan final BWF pada tahun 1995.

philippineangels.com – Sektor ganda campuran sedang dalam krisis. Sudah 26 tahun Indonesia menjuarai BWF World Tour Final, terakhir kali adalah Tri Kusharjanto/Minarati Timur.

Seperti diketahui, BWF World Tour Finals merupakan turnamen pamungkas dalam rangkaian World Tour yang sebelumnya berlangsung selama satu musim.

Peserta yang hadir tidak bersifat sukarela. Setelah batas waktu kualifikasi, hanya delapan pemain teratas dari masing-masing sektor yang bisa tampil di BWF World Tour Finals.

Meski baru dilakukan pertama kali pada 2018, konsep turnamen final yang mempertemukan para pemain terbaik dari masing-masing sektor sudah ada sejak 1983.

Wakil Indonesia berturut-turut menjadi juara, namun sektor ganda campuran menjadi yang paling mengecewakan. Hanya dua pasangan yang naik podium teratas sejak 1983.

Gambar pertama adalah duo Eddy Hartono/Verawati Fazrin yang meraih podium di Final BWF World Grand Prix 1989.

Pasangan kedua, yakni Tri Kusharjanto/Minarati Taimur di Final BWF World Grand Prix 1995, atau lebih dari 26 tahun silam.

Sejak saat itu, belum ada perwakilan ganda campuran Indonesia yang berhasil meraih medali emas di final BWF.

Pasangan Nova Widianto/Liliana Natsi nyaris menjadi pasangan ketiga yang meraih podium, namun hanya meraih perak di Final World Super Series Masters 2008.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini