3 Sanksi Berat yang Menanti Sepak Bola Indonesia Buntut Tragedi Kanjuruhan: Bisa Dibekukan 8 Tahun?

Kerusuhan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 Pekan 11 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/1) malam.

philippineangels.com – Berikut tiga larangan serius yang menanti sepak bola Indonesia menyusul tragedi Kanjuruhan dalam laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Ligue 1.

Kabarnya, Arema FC akan menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (22/1) malam.

Dalam duel ini, Arema FC yang tampil di hadapan ribuan warga Armenia dipermalukan Persebaya dengan skor 2-3.

Kekalahan ini lantas membuat geram suporter Arema FC yang dikenal dengan sebutan Aremania. Mereka terlibat kerusuhan dengan aparat keamanan yang merenggut ratusan nyawa.

Hingga Minggu (10/2/2) malam WIB, informasi terbaru menyebutkan 174 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Jumlah terbesar dianggap luar biasa dan merupakan tragedi terbesar kedua di dunia, setelah tragedi Estadio Nacional 1964 di Lima (328 orang kehilangan nyawa).

Kemudian tragedi Kanjuruhan memiliki korban jiwa yang lebih tinggi dibandingkan tragedi 5 September 2001 di ajang Sports Stadium, Accra, Ghana yang menelan 126 korban jiwa.

Kejadian ini benar-benar mencoreng persepakbolaan Indonesia. FIFA, sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia, kemungkinan akan diperkuat dengan sanksi yang lebih keras.

mengikuti Indosport FIFA telah merangkum tiga sanksi berat yang bisa menunggu sepak bola Indonesia:


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini