Bangkit Mendadak Usai Nyaris Gulung Tikar, Presiden PSG Indikasikan Barcelona Lakukan Kecurangan

Nasser Al-Khelaifi menuntut UEFA menyelidiki Barcelona, ​​​​yang menurutnya telah keluar dari krisis melalui cara ilegal. Foto: Reuters/Albert Gia

philippineangels.com – Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, mencurigai Barcelona menggunakan cara kotor untuk menghasilkan pendapatan.

Dia meminta UEFA untuk menyelidiki Los Cuales untuk membuktikan apakah ada praktik penipuan.

Barcelona berada dalam kesulitan keuangan yang mengerikan selama dua musim terakhir. Manajemen transfer dan gaji yang buruk hampir membuat mereka bangkrut.

Puncaknya adalah ketika klub tidak bisa lagi memperbarui kontrak Lionel Messi dan terpaksa melepasnya ke PSG secara gratis.

Namun di jendela transfer musim panas 2022, Barcelona berani berekspansi lagi seolah-olah krisis mereka tidak pernah ada.

Manajer Javi Hernandez tiba-tiba mengubah skuadnya dengan kedatangan tiga bintang mahal untuk memulai musim penuh pertamanya sebagai ahli taktik di Camp Nou.

Mereka adalah Rafinha dari Leeds United (€58 juta), Jules Kunde dari Sevilla (€50 juta), dan Robert Lewandowski dari Bayer Munich (€45 juta).

Barcelona mengancam tidak akan mendaftarkan pemain baru mereka selama musim ini karena neraca tidak seimbang.

Akhirnya berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mereka menjual beberapa aset digital mereka.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini