Breaking News Hari ini – Menteri Luar Negeri AS Blinken menuduh Rusia mengadakan referendum ‘perampasan tanah’ di Ukraina

Breaking News Hari ini – Menteri Luar Negeri AS Blinken menuduh Rusia mengadakan referendum ‘perampasan tanah’ di Ukraina

WASHINGTON, 29 September (PTI): Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Kamis menuduh Rusia “menjarah tanah” setelah referendum Ukraina, dan Amerika Serikat tidak akan pernah mengakui legitimasi atau hasil dari referendum “palsu”.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa empat wilayah Ukraina – Luhansk, Donetsk, Kherson dan Zaporozhye – akan diadakan di bawah Presiden Vladimir Putin.Digabungkan ke Rusia pada upacara Kremlin yang dihadiri. Upaya lebih lanjut dalam perampasan tanah di Ukraina. Agar jelas: hasilnya diatur di Moskow dan tidak mencerminkan keinginan rakyat Ukraina,” kata Blinken.

Dia menegaskan bahwa AS tidak akan dan tidak akan pernah mengakui legitimasi atau hasil dari referendum palsu ini atau dugaan pencaplokan wilayah Ukraina oleh Rusia.

“Tontonan seperti itu yang dilakukan oleh agen Rusia adalah ilegal dan melanggar hukum internasional. Ini merupakan penghinaan terhadap prinsip-prinsip perdamaian dan keamanan internasional,” tuduhnya.

Dalam pernyataan tegas, Blinken mengatakan Rusia telah memaksa sebagian besar penduduk di wilayah pendudukannya untuk melarikan diri dan memaksa warga Ukraina yang tetap di bawah todongan senjata untuk memilih di bawah todongan senjata karena mereka khawatir akan keselamatan mereka sendiri dan orang yang mereka cintai.

Rakyat Ukraina secara konsisten menyatakan keinginan mereka untuk masa depan yang bebas dan demokratis. Mereka ingin negara mereka tetap merdeka dan berdaulat. Tentara mereka bertempur dengan heroik, katanya, dan warga Ukraina yang dikuasai atau diduduki Rusia menentang upaya kekerasan Moskow untuk mengubah perbatasan Ukraina yang diakui secara internasional.

“Amerika Serikat dan sekutu serta mitranya akan terus membantu Ukraina dalam mempertahankan wilayahnya dari agresi Rusia. Kami dengan sepenuh hati mendukung persatuan, kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Ukraina di dalam perbatasannya yang diakui secara internasional,” kata Blinken. Badan Keamanan Nasional PTI LKJ

(Kisah ini diterbitkan sebagai bagian dari kawat sindikasi yang dibuat secara otomatis. ABP Live tidak melakukan pengeditan apa pun pada judul atau teks.)

Breaking News Hari ini

Nonton breaking news hari ini online menyajikan berita terkini hari ini seputar isu nasional, internasional, olahraga, entertainment, hingga berita eksklusif.