Breaking News Hari ini – Pesawat ruang angkasa DART NASA akan menabrak asteroid dalam beberapa jam.semua yang harus kamu ketahui

Pesawat ruang angkasa Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA akan menabrak asteroid hanya dalam beberapa jam, sebuah tontonan menarik bagi dunia untuk ditonton. DART akan mendemonstrasikan teknologi pertahanan planet pertama dari jenisnya dengan membelokkan target asteroid Dimorphos, yang tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi. Ini adalah misi pertama di dunia untuk menguji teknologi yang melindungi Bumi dari asteroid atau komet potensial.

DART, yang melaju dengan kecepatan 24.000 kilometer per jam, akan menabrak Dimorphos pada pukul 4:44 pagi pada hari Selasa, 27 September.

Kapan dan bagaimana menonton DART bertabrakan dengan asteroid

Dunia dapat menyaksikan tes pertahanan planet pertama di dunia secara online. NASA akan memulai pengarahan televisi di Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins (APL) di Laurel, Maryland, pada 27 September pukul 3:30 pagi EST.

Akses ke liputan langsung dampak DART pada Dimorphos NASA TVdan pejabat badan antariksa situs web. Dunia juga dapat menonton langsung di official Facebook, Twitter dan akun YouTube NASA.

Pada 16:44 EST pada hari Selasa, DART akan bertabrakan dengan asteroid Dimorphos. Pada 05:30 IST, briefing media akan dimulai, di mana para ahli misi akan memberikan wawasan tentang dampak DART pada Dimorphos.

Apa tujuan DART?

Awal tahun ini, DART mengamati asteroid Didymos dan bulannya yang mengorbit Dimorphos untuk pertama kalinya.Foto: NASA
Awal tahun ini, DART mengamati asteroid Didymos dan bulannya yang mengorbit Dimorphos untuk pertama kalinya.Foto: NASA

Awal tahun ini, DART pertama kali melihat Didymos, sistem asteroid biner dekat Bumi. Didymos terdiri dari dua asteroid, Didymos dan Dimorphos. Didymos berdiameter sekitar 780 meter dan 487.446.221 kilometer dari Bumi. Dimorphos berukuran lebih kecil, berdiameter sekitar 160 meter, dan mengelilingi Didymos.

Sistem asteroid biner Didymos adalah target DART.

DART akan mempengaruhi Dimorphos, yang bertujuan untuk mengubah orbitnya dalam sistem bintang biner.

Sementara asteroid tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi, sebuah pesawat ruang angkasa akan bertabrakan dengannya untuk mengubah kecepatan dan jalur asteroid, sebagai uji kemampuan NASA untuk menabrak asteroid dengan energi kinetik dan mengamati responsnya, kata Spaceflight.

Bagaimana DART akan bekerja?

Ilustrasi yang menunjukkan bagaimana DART akan memengaruhi trek Dimorphos di Didymos. Foto: NASA/Johns Hopkins APL
Ilustrasi yang menunjukkan bagaimana DART akan memengaruhi trek Dimorphos di Didymos. Foto: NASA/Johns Hopkins APL

Ketika DART mengenai Dimorphos, pesawat ruang angkasa akan mengubah orbit asteroid dalam sistem biner. Tim investigasi DART kemudian akan menganalisis hasil efek kinetik DART pada Dimorphos. Tim akan menggunakan teleskop berbasis Bumi untuk mempelajari sejauh mana dampak pesawat ruang angkasa mengubah gerakan asteroid melalui ruang angkasa.

Basis data astronom mencakup simulasi komputer yang sangat rinci tentang efek pada dinamika asteroid. NASA akan membandingkan hasil dampak kinetik DART dengan simulasi ini dan mengevaluasi efektivitas metode mitigasi.

Jika metode ini terbukti efektif, NASA akan menerapkannya dalam strategi pertahanan planet di masa depan. Para ilmuwan juga akan belajar tentang keakuratan simulasi komputer dan seberapa tepatnya simulasi itu mencerminkan perilaku asteroid.

Mengapa Didymos Dipilih sebagai Target DART?

NASA memilih sistem asteroid Didymos karena tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi dan akan berfungsi sebagai tempat pengujian yang sempurna untuk melihat apakah dengan sengaja menabrakkan pesawat ruang angkasa ke asteroid dapat secara efektif mengubah kecepatan dan arahnya.

Jika percobaan berhasil, teknik yang sama dapat digunakan untuk membelokkan asteroid yang mengancam Bumi di masa depan.

Tujuan misi DART

DART adalah tes teknologi yang ingin digunakan NASA untuk mengevaluasi kemampuannya dalam memengaruhi dinamika dan mengamati reaksi asteroid. Komunitas ilmu planet internasional akan berkumpul untuk memecahkan masalah pertahanan planet global.

  • DART akan menunjukkan dampak dinamis dengan Dimorphos
  • DART akan mengubah periode orbit biner Dimorphos. Periode orbit atau periode orbit bintang biner adalah waktu yang diperlukan suatu objek dalam sistem bintang biner untuk menyelesaikan orbitnya mengelilingi objek lain dalam sistem tersebut.
  • Tim survei akan menggunakan pengamatan teleskop berbasis darat untuk mengukur waktu orbit sebelum dan sesudah tumbukan Dimorphos
  • NASA akan mengukur bagaimana dampak mempengaruhi Dimorphos dan juga akan menganalisis bagaimana asteroid melepaskan ejecta setelah tumbukan.

DART akan diluncurkan dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base pada pukul 01:20 ET pada 24 November (10:50 EST pada 24 November).

Jika misi berhasil, itu akan memberikan data penting untuk membantu Bumi mempersiapkan asteroid masa depan yang dapat menimbulkan ancaman bagi Bumi dengan lebih baik.

BACA JUGA | Jupiter Mendekati Bumi dalam 59 Tahun.tonton langsung


Breaking News Hari ini

Nonton breaking news hari ini online menyajikan berita terkini hari ini seputar isu nasional, internasional, olahraga, entertainment, hingga berita eksklusif.