Breaking News Hari ini – Pesawat ruang angkasa NASA DART menabrak asteroid dalam uji pertahanan planet pertama di dunia

Pesawat ruang angkasa Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA membuat sejarah dengan menabrak asteroid, menandai keberhasilan penyelesaian tes pertahanan planet pertama di dunia. DART berhasil bertabrakan dengan asteroid Dimorphos sekitar pukul 4:44 pagi pada hari Selasa, 27 September. Instrumen DRACO (Didymos Reconnaissance and Asteroid Camera for Optical Navigation) pesawat ruang angkasa menangkap gambar Dimorphos saat DART mendekati asteroid. Beberapa saat sebelum kecelakaan, DRACO mencitrakan medan berbatu Dimorphos, sebuah asteroid seukuran bola sepak.

Dimorphos adalah bagian dari sistem asteroid biner dekat Bumi yang disebut Didymos yang tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi. DART mendemonstrasikan teknologi pertahanan planet pertama dari jenisnya dengan membelokkan Dimorphos. Ini adalah misi pertama di dunia untuk menguji teknologi yang melindungi Bumi dari asteroid atau komet potensial.

Semua tentang tujuan DART

Sebelum DART menghantam Dimorphos, asteroid itu mengorbit Didymos, asteroid lain dalam sistem biner. Didymos berdiameter sekitar 780 meter dan 487.446.221 kilometer dari Bumi. Dimorphos berukuran lebih kecil, berdiameter sekitar 160 meter. Sistem asteroid biner Didymos adalah target DART.

Meskipun Dimorphos tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi, DART dibangun untuk bertabrakan dengannya untuk mengubah kecepatan dan jalur asteroid, untuk menguji kemampuan NASA untuk menghasilkan dampak kinetik pada asteroid dan melihat bagaimana reaksinya.

NASA memilih Dimorphos karena tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi, jadi ini adalah tempat pengujian yang sempurna untuk melihat apakah dengan sengaja menabrak asteroid dapat secara efektif mengubah kecepatan dan arahnya.

Apa berikutnya?

Hasil efek kinetik DART pada Dimorphos akan dianalisis oleh tim investigasi DART. Tim akan menggunakan teleskop berbasis Bumi untuk mempelajari sejauh mana dampak pesawat ruang angkasa mengubah gerakan asteroid melalui ruang angkasa.Foto: NASA
Hasil efek kinetik DART pada Dimorphos akan dianalisis oleh tim investigasi DART. Tim akan menggunakan teleskop berbasis Bumi untuk mempelajari sejauh mana dampak pesawat ruang angkasa mengubah gerakan asteroid melalui ruang angkasa.Foto: NASA

Hasil efek kinetik DART pada Dimorphos akan dianalisis oleh tim investigasi DART. Tim akan menggunakan teleskop berbasis Bumi untuk mempelajari sejauh mana dampak pesawat ruang angkasa mengubah gerakan asteroid melalui ruang angkasa.

DART diluncurkan pada roket SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base pada pukul 01:20 ET pada 24 November (10:50 EST pada 24 November).

Sebagai hasil dari keberhasilan misi DART, diharapkan dapat memberikan data penting untuk membantu Bumi lebih mempersiapkan asteroid masa depan yang dapat menimbulkan ancaman bagi Bumi.


Breaking News Hari ini

Nonton breaking news hari ini online menyajikan berita terkini hari ini seputar isu nasional, internasional, olahraga, entertainment, hingga berita eksklusif.