Breaking News Hari ini – Putin mengklaim wilayah Zaporozhye dan Kherson Ukraina ‘independen’, AS mengecam langkah Rusia

Breaking News Hari ini – Putin mengklaim wilayah Zaporozhye dan Kherson Ukraina ‘independen’, AS mengecam langkah Rusia

New Delhi: Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengklaim wilayah Zaporozhye dan Kherson di Ukraina sebagai “independen”, menurut dekrit presiden yang dikeluarkan Kamis malam, RIA Novosti melaporkan. AFP. Ini terjadi pada malam aneksasi lengkap Rusia atas wilayah tersebut. Ini adalah awal dari pencaplokan mereka oleh Rusia.

sk . , Laporan AFP.

Pada bulan Februari, Putin mengambil langkah serupa di Luhansk dan Donetsk dan sebelumnya di Krimea. Moskow akan mencaplok empat wilayah Ukraina yang diduduki dalam upacara akbar di Kremlin pada hari Jumat. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan bahwa pencaplokan daerah-daerah ini akan diresmikan pada upacara di mana Putin akan menyampaikan pidato penting.Putin dilaporkan mengancam akan menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan wilayah AFP.

Meskipun, ancaman Putin tidak menghalangi serangan balasan skala penuh di Ukraina, yang telah mendorong mundur pasukan Rusia di timur dan berada di ambang pintu kota Lehman di wilayah Donetsk, yang diperangi pasukan Moskow selama berminggu-minggu sebelum mendudukinya dengan pukulan keras. musim panas.

Ukraina serukan lebih banyak sanksi terhadap Rusia, AS tuduh Moskow ‘perampasan tanah’

Para pemimpin yang ditunjuk Kremlin dari empat wilayah yang diminta untuk dicaplok oleh Putin minggu ini berkumpul di ibu kota Rusia pada hari Kamis menjelang upacara. Mereka mengajukan tuntutan mereka hampir secara bersamaan setelah mereka mengklaim bahwa penduduk dengan suara bulat mendukung langkah tersebut dalam referendum yang diselenggarakan secara tergesa-gesa yang oleh Kiev dan Barat dianggap ilegal, curang, dan tidak sah.

Ukraina mengatakan satu-satunya tanggapan yang tepat dari Barat adalah menjatuhkan lebih banyak sanksi kepada Rusia dan memberi pasukan Ukraina lebih banyak senjata untuk melanjutkan reklamasi wilayah. Presiden AS Joe Biden dilaporkan mengatakan pada hari Kamis bahwa “Amerika Serikat tidak akan pernah, tidak akan pernah, tidak pernah mengakui klaim Rusia atas wilayah berdaulat di Ukraina. AFP.

Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken menuduh Rusia pada hari Kamis “menjarah tanah” setelah referendum Ukraina, dan AS tidak akan pernah mengakui legitimasi atau hasil dari referendum “palsu”, kantor berita melaporkan. PTI.

Blinken mengatakan Rusia telah memaksa sebagian besar penduduk di wilayah pendudukannya untuk melarikan diri dan telah memaksa warga Ukraina yang tetap di bawah todongan senjata untuk memilih dengan senjata, karena khawatir akan keselamatan mereka dan keselamatan orang yang mereka cintai.

“Amerika Serikat dan sekutu serta mitranya akan terus membantu Ukraina dalam mempertahankan wilayahnya dari agresi Rusia. Kami dengan sepenuh hati mendukung persatuan, kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas wilayah Ukraina di dalam perbatasannya yang diakui secara internasional,” kata Blinken seperti dikutip PTI.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres juga menolak rencana pencaplokan itu, menyebutnya sebagai “eskalasi berbahaya” yang “tidak memiliki tempat di dunia modern”.

(masukan dari institusi)

Breaking News Hari ini

Nonton breaking news hari ini online menyajikan berita terkini hari ini seputar isu nasional, internasional, olahraga, entertainment, hingga berita eksklusif.