Dulu Diejek, Titah Shin Tae-yong Hapus 1 Generasi Timnas Indonesia Kini Terbukti Jenius

Shin Tae-young dikritik setelah menolak untuk memanggil pemain mapan ke tim nasional Indonesia, tetapi keberhasilannya baru-baru ini telah membuktikan bahwa semuanya baik-baik saja.

philippineangels.com – Shin Tae-young sekali lagi membuktikan kepada publik bahwa kualitasnya sebagai pelatih sepakbola papan atas patut diacungi jempol.

Setelah memimpin tim nasional Indonesia meraih dua kemenangan di Curacao yang berada di level yang jauh lebih tinggi, keputusan ahli strategi untuk membangun kembali tim dari bawah ke atas adalah hal yang jenius.

Pada laga kedua melawan Curacao, Selasa (27/9/22), komentator Indocer, Binder Singh, memuji proses yang mengantarkan timnas Indonesia menang 2-1.

Prosesnya dimulai dengan Shin Tae-young tidak lagi memanggil pemain yang telah dibatasi oleh manajer sebelumnya sebagai tulang punggung rezim baru.

Padahal divisi tersebut memiliki pemain papan atas seperti bintang alam seperti Ivan Dimas, Ryuji Utomo, Hansamu Yama, Ilija Spasojevic dan Stefano Lilipali.

Evan, Ryuji, dan Fano sesekali diundang untuk mengenakan seragam Garuda, tetapi mereka bukan lagi pemain utama, hanya pelengkap.

Saat ini Timnas Indonesia diisi oleh pemain-pemain muda yang telah ditemukan dan diasah oleh Shin Tae-young.

Dalam skuat yang didatangkan pria 52 tahun dari Korea Selatan untuk menghadapi Curacao, hanya ada satu pemain yang berhasil masuk tiga besar, Fachrudin Arianto.

Sebagian besar masih di kategori U-23 seperti Elkan Bagot (19), Rizky Ridho (20), Pratama Arhan (20), Witan Suleman (20), Marcelino Ferdinand (18).

Artinya, untuk satu dekade ke depan, bisa dikatakan masa depan timnas Indonesia sudah aman karena para pemain ini baru saja memasuki masa keemasan, namun generasi di bawahnya juga sudah siap menjadi pemimpin.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini