Ikut Nyesek! Media Thailand Soroti Kerusuhan ‘Maut’ Pascalaga Arema vs Persebaya

Kerusuhan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 Pekan 11 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/1) malam.

philippineangels.com – Media Thailand turut prihatin dengan kerusuhan pasca pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya yang mengakibatkan ratusan orang luka-luka.

media Thailand, Olahraga SiamPada Sabtu malam (01/10/22), WIB mengunggah foto insiden kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam unggahannya, Siam Sports menuliskan bahwa laga perebutan gelar Derby Jatim harus berakhir tragis akibat insiden tak terkendali di dalam stadion.

“Derby Jatim berakhir tragis setelah suporter Arema FC menyerang suporter Persebaya sehingga terjadi insiden tak terkendali,” tulis Siam Sports.

Namun dalam keterangan singkat, Siams Sports menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula setelah suporter Arema FC menyerang suporter Persebaya di dalam Stadion Kanjuruhan.

Insiden itu di luar kendali, memaksa petugas polisi untuk menembakkan gas air mata. Yang merupakan salah satu penyebab banyak kematian.

Tak hanya itu, media juga memuat foto aparat kepolisian yang menembakkan gas air mata ke arah kerumunan suporter Arema dan Persebaya.

“Petugas polisi terpaksa menembakkan gas air mata. Yang merupakan salah satu penyebab banyak kematian. Sampai diketahui totalnya melebihi 100,” tulis pers ini.

“Belasungkawa saya yang terdalam,” pungkas media.

Tentu hal ini menyedihkan tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi sepak bola internasional.

Pasalnya, insiden tersebut diduga melanggar aturan FIFA terkait penggunaan gas air mata di stadion Arema FC, Persebaya Surabaya, dan Liga 1.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini