Ini Dia 4 Cara Untuk Mengatasi Biduran

Ini Dia 4 Cara Untuk Mengatasi Biduran

Bituran merupakan reaksi yang terjadi pada kulit dan biasanya menimbulkan bentol merah gatal mirip gigitan nyamuk, namun dalam jumlah yang lebih banyak. Ruam bisa terjadi di seluruh bagian tubuh seperti wajah, telinga, leher, punggung, kaki dan lain-lain.

Pada dasarnya biduran dapat diatasi tanpa pengobatan khusus, namun jika tidak kunjung hilang dalam beberapa hari, diperlukan biduran dengan resep dokter. Namun, apa itu biduran dan apa penyebab biduran gatal? Yuk, pahami di bawah ini!

Apa itu Hive

Pertama mari kita pahami gatal-gatal. Biduran atau urtikaria merupakan reaksi alergi yang terjadi pada kulit dan mudah dibedakan dengan bentol alergi yang menimbulkan ruam merah pada kulit. Seseorang yang mengalami biduran akan merasa gatal di area munculnya bentol merah yang gatal dan dapat menyebar sebagai bentol dengan berbagai bentuk dan ukuran.

Biduran adalah penyakit yang dapat dibagi menjadi dua jenis dengan dua periode waktu yang berbeda. Berikut penjelasan dari kedua jenis biduran tersebut:

Mulai dari jenis biduran yang pertama yaitu biduran akut. Biduran akut biasanya berlangsung sekitar 6 minggu. Ruam ini juga merupakan jenis ruam yang paling sering dialami orang, terutama anak-anak dan wanita usia 30-60 tahun. Selain itu, penderita biduran akut yang paling sering adalah penderita alergi tertentu.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan biduran akut adalah sebagai berikut:

  • Serbuk sari, debu, tungau dan bulu binatang
  • Gigitan atau gigitan serangga
  • Makanan atau minuman seperti kacang-kacangan, makanan laut, telur atau susu
  • Infeksi virus seperti ISPA atau hepatitis
  • Infeksi bakteri, seperti sakit gigi atau abses radang dlm selaput lendir
  • Obat-obatan seperti antibiotik, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dan aspirin
  • Beberapa bahan seperti lateks, cat kuku, sabun atau deterjen

Baca juga: Pelajari 5 Obat Sakit Gigi dan Penyebab Sakit Gigi!

Jenis biduran yang kedua ini adalah biduran yang persisten. Berbeda dengan biduran akut, biduran kronis bisa bertahan lebih dari 6 minggu dan kambuh kembali sehingga meski sudah sembuh, biduran bisa muncul lagi dan lagi. Penyebab gatal-gatal kronis adalah kondisi medis lainnya seperti lupus, penyakit tiroid, kanker, penyakit celiac, vitiligo dan kondisi medis lainnya.

Selain berbagai kondisi medis, beberapa hal yang dapat memicu biduran atau memperparah biduran adalah sebagai berikut:

  • Cuaca panas atau dingin
  • Minum minuman beralkohol
  • Anda memiliki infeksi virus
  • Selalu kenakan pakaian ketat
  • Penggunaan obat-obatan seperti aspirin atau ibuprofen
  • Memiliki alergi terhadap makanan atau pengawet makanan

Baca juga: 10 Penyakit Menular dan Menular Umum di Indonesia

Penyebab biduran

Ruam kulit terutama disebabkan oleh tingginya kadar histamin yang dilepaskan oleh kulit. Histamin dapat dilepaskan di kulit ketika sistem kekebalan mengenali ancaman dan tidak hanya histamin yang dilepaskan, tetapi bahan kimia yang berbeda. Bahan kimia yang dikeluarkan bersifat melindungi terhadap penyakit serius yang disebabkan oleh infeksi atau gigitan serangga, tetapi pelepasan histamin juga dapat terjadi saat tidak ada ancaman dan saat seseorang mengalami reaksi alergi.

Histamin yang dilepaskan menyebabkan pembuluh darah membesar sehingga aliran darah meningkat dan kulit menjadi merah. Kelebihan cairan ini menyebabkan pembengkakan pada kulit dan munculnya gatal-gatal.

Biduran disebabkan oleh berbagai alasan. Sekarang, cari tahu apa yang bisa menyebabkan gatal-gatal:

  1. Kontak dengan hal-hal yang dapat menyebabkan atau menyebabkan alergi, seperti lateks dan bulu binatang.
  2. Makan makanan yang bisa menyebabkan gatal-gatal. Makanan dan minuman seperti kacang-kacangan, coklat, makanan laut, telur, gandum dan susu merupakan makanan dan minuman yang paling sering menyebabkan gatal-gatal.
  3. Hampir semua obat dapat menyebabkan gatal-gatal.
  4. Ruam disebabkan oleh zat adiktif atau zat aditif yang digunakan pada makanan seperti pemanis, pengawet, penguat rasa, pewarna, pengental dan lain-lain.
  5. Mengalami infeksi seperti hepatitis dan demam kelenjar.
  6. Gigitan serangga berpengalaman.
  7. Biduran disebabkan oleh faktor lingkungan seperti paparan kondisi atau cuaca panas atau dingin, paparan air atau sinar matahari tertentu.

Gejala Biduran

Ciri-ciri jerawat bisa dilihat dari banyaknya tanda yang muncul di kulit. Berikut ini adalah beberapa gejala biduran:

  • Bintik-bintik, ruam merah dan benjolan muncul di permukaan kulit.
  • Kulit terasa gatal.

Ruam bisa semakin parah jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat sejak gejala pertama muncul ruam. Gejala gatal-gatal yang memburuk adalah:

  • Sesak napas dialami.
  • Pembengkakan terjadi di banyak bagian tubuh, seperti tangan, kaki, atau daerah tenggorokan.

Diagnosis Biduran

Ada berbagai cara untuk mendiagnosis gatal-gatal. Yuk, cari tahu penjelasan berbagai metode di bawah ini!

  • Lakukan tes kulit alergi atau lakukan tes darah.
  • Tes darah untuk menyingkirkan penyakit atau berbagai infeksi.
  • Lakukan biopsi kulit yang merupakan pemeriksaan dengan mengeluarkan sebagian kecil kulit yang terdapat ruam untuk diperiksa di bawah mikroskop.

Pengobatan Biduran

Pada dasarnya biduran tidak memerlukan pengobatan khusus, namun jika kondisinya sangat parah dan tidak kunjung sembuh, maka Anda perlu mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter. Berikut cara mengobati biduran.

  • menggunakan losion atau krim anti gatal untuk menenangkan kulit. menggunakan losion Mereka dengan mentol dapat membantu meredakan gatal sementara
  • Antihistamin dapat digunakan untuk mencegah terjadinya gatal dan bengkak.
  • Obat antiradang seperti kortikosteroid dapat digunakan jika ruam lebih ringan, namun jika ruam parah dapat digunakan prednison untuk mengurangi bengkak dan gatal.
  • Terapi cahaya atau fototerapi juga bisa menjadi pengobatan non-invasif ketika gatal-gatal seperti antihistamin tidak bekerja.

Komplikasi Biduran

Meskipun biduran pada dasarnya tidak berbahaya dan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, namun biduran tetap perlu ditangani dengan cepat agar tidak berkembang menjadi komplikasi yang lebih berbahaya. Berikut beberapa komplikasi biduran yang dapat terjadi jika tidak segera ditangani:

  • Angioedema adalah pembengkakan pada kulit kelopak mata, bibir, tangan, kaki dan area sekitar alat kelamin.
  • Anafilaksis adalah syok akibat reaksi alergi yang dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang parah dan menyebabkan saluran udara menyempit.

Pencegahan Biduran

Ruam bisa disebabkan oleh berbagai sebab, namun ruam bisa dicegah. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah munculnya ruam.

  • Mencegah biduran bisa dilakukan dengan menghindari makanan yang memicu gejala biduran.
  • Suhu juga bisa menyebabkan gatal-gatal, jadi jika merasa gatal saat terkena dingin, jangan berenang di air dingin dan pastikan memakai pakaian hangat.
  • Selain suhu dingin, paparan sinar matahari juga bisa menyebabkan biduran. Pastikan untuk menggunakannya tabir surya dan gunakan pelindung dari sinar matahari seperti baju lengan panjang, topi, dll.
  • Banyak obat dapat menyebabkan gatal-gatal. Jika Anda menggunakan obat-obatan dan merasa gatal, segera beri tahu dokter atau apoteker jika obat tersebut diduga menyebabkan gatal.

Biduran merupakan reaksi kulit yang perlu ditangani sesegera mungkin agar tidak menjadi komplikasi. di sana Asuransi Kesehatan membantu menjaga kesehatan seperti Super Easy Health Protection dari Super You yang dapat memberikan perlindungan kesehatan menyeluruh mulai dari Rp 135.000 per bulan!

Berita Kesehatan Terkini

philippineangels.com adalah situs berita terkini paling update hari ini. Kumpulan artikel blog berita olahraga sepakbola, kesehatan atau health dan ekonomi Indonesia maupun mancanegara.