Kapan Waktu Berjemur yang Baik untuk Kesehatan? Ini Manfaatnya!

Kapan Waktu Berjemur yang Baik untuk Kesehatan? Ini Manfaatnya!

Padahal berjemur di pagi hari sangat dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona sehingga meningkatkan kekebalan tubuh.

Namun, Anda tidak hanya berjemur, oke?

Perlu diperhatikan bahwa berdasarkan panjang gelombang, matahari memancarkan tiga jenis sinar UVitu adalah UV-A, UV-B, dan UV-C.

UV-A adalah sinar dengan panjang gelombang terpanjang, sedangkan UV-C adalah balok terpendek.

Tapi, sebenarnya tiga sinar UV itu membahayakan kulit.

Menurut WHO (World Health Organization) yang dirangkum oleh UPN Veterans Jakarta, UV-A dapat menyebabkan keriput, bintik-bintik penuaan, dan menyebabkan penuaan kulit.

Sementara itu, UV-B dapat menyebabkan terbakar sinar matahari, merusak DNA kulit, dan erat kaitannya dengan kanker.

Meskipun UV-C lebih berbahaya dari UV-B, Namun, cahaya ini tidak dapat menembus permukaan bumi karena diserap oleh lapisan ozon.

Jadi oleh karena itu, Anda harus berjemur saat terkena radiasi UV cukup rendah.

Anda bisa mengetahuinya dari indeks UV, dimana WHO sendiri membagi indeks UV menjadi 11 kelompok.

Semakin tinggi angka indeks maka semakin tinggi pula paparan radiasi UV yang diterima.

Indonesia sebagai negara tropis dan dilintasi garis khatulistiwa memiliki indeks UV rata-rata yang relatif tinggi.

Jadi, Waktu berjemur yang baik paling dianjurkan sebelum pukul 09.00 pagi atau setelah pukul 15.00 sore.

Sebab, saat itu paparan sinar UV rendah sehingga tidak membahayakan kulit.

Namun harus dicek kembali ya, tingkat paparan sinar UV di setiap area.

Sebab, ada juga yang mengatakan batas waktu berjemur yang baik bisa sampai pukul 09.30 pagi.

Berita Kesehatan Terkini

philippineangels.com adalah situs berita terkini paling update hari ini. Kumpulan artikel blog berita olahraga sepakbola, kesehatan atau health dan ekonomi Indonesia maupun mancanegara.