Kenang Korban Kerusuhan, Warga Malang Gelar Doa Bersama di Stadion Kanjuruhan

Kerusuhan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 Pekan 11 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/1) malam.

philippineangels.com – Kerusuhan yang terjadi dalam derby Jawa Timur antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (22/1) memang menjadi cerita yang miris.

Bagaimana tidak, sebanyak 125 korban dipastikan tewas pasca kerusuhan yang dimenangi Persebaya Surabaya 3-2.

Sementara itu, lebih dari 100 orang masih luka-luka dan dalam perawatan intensif di rumah sakit di Kota dan Kabupaten Malang.

Semua korban yang jatuh mengalami kesulitan bernapas akibat gas air mata. Beberapa dari mereka meninggal karena terjepit dan terinjak saat mereka berjuang untuk mendapatkan akses untuk keluar dari stadion.

Warga sekitar Kepanjen, Kabupaten Malang kemudian beramai-ramai mengenang tragedi sepak bola paling mendebarkan itu.

Mereka datang dari berbagai kalangan untuk berdoa bersama di pelataran patung Tega Jawara Singha tepat setelah pintu masuk Stadion Kanjuruhan.

“Mari kita sama-sama berdoa agar arwah saudara-saudara kita diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” kata seorang pemuka agama saat memimpin doa bersama Minggu malam (2/10/22).

Warga sekitar Stadion Kanjuruhan juga ikut melakukan doa bersama untuk mengenang ratusan korban.

Di pelataran patung singa yang diresmikan pada HUT Arema (22/11) itu, mereka memasang spanduk, selendang, dan bendera duka yang diterangi puluhan lilin yang menyala.

sedang diamati Indosport., pria dan wanita dari segala usia yang hadir juga terbawa. Puluhan orang menangis terharu atas kejadian tersebut.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini