Liga 1: Presiden Arema FC Beberkan Cerita Horor Saat Tragedi Kanjuruhan Terjadi

Berdoa bersama di bawah patung singa untuk para korban. Foto: Ian Setiawan/Indosport

philippineangels.com – Presiden Arema FC, Geelong Vidya Pramana membeberkan kisah seram yang terkuak saat tragedi yang melibatkan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (22/1/22).

Geelong mengatakan situasi saat itu sangat tegang karena tingginya jumlah korban di luar perkiraan banyak tim, termasuk klub.

“Ruang ganti tim kami dalam situasi sulit. Banyak korban yang dibawa masuk,” kata Geelong Vidya Pramana saat konferensi pers, Senin (22/3/22).

Situasi menjadi semakin tegang dengan arus korban yang terus menerus. Beberapa pendukung Arema FC bahkan berada di ambang antara hidup dan mati.

“Beberapa yang terluka bahkan meninggal di depan mata di ruang ganti,” kata pengusaha kelahiran Probolingo, Jawa Timur itu.

Raut kegembiraan dan keheranan pun kemudian terpancar dari seluruh anggota tim yang bernama Singo Idan, mengingat ini adalah pertama kalinya dalam karir mereka sebagai pesepakbola profesional mengalami situasi seperti itu.

“Semua pemain, pelatih, ofisial sangat kaget melihat pemandangan seperti itu. Para pemain asing paling kaget karena baru pertama kali melihat ini,” kata Gillang.

Arema FC sendiri sempat ditahan cukup lama saat kejadian tersebut. Johan Ahmad Fariji C.S. Bahkan pada pergantian hari, Minggu (22/2) terlihat meninggalkan stadion pada dini hari.

Berdasarkan pemantauan IndosportBeberapa pemain dan ofisial bahkan turun ke lapangan untuk membantu mengevakuasi para korban yang semuanya merupakan suporter Arema FC.

Mushammad Ali Rifki membantu membawa para korban ke pinggir lapangan. Begitu juga Dendy Santoso dan beberapa pemain dan ofisial Arema FC lainnya.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini