Rekam Medis Pasien Tidak Lengkap, Penyebab & Apa Akibatnya?

Rekam Medis Pasien Tidak Lengkap, Penyebab & Apa Akibatnya?

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Kesehatan merupakan faktor penting yang harus dijaga oleh setiap orang. Untuk mengetahui riwayat medis, diperlukan dokumen rekam medis. Ada beberapa hal penting yang hanya bisa Anda lakukan dengan dokumen rekam medis. Namun, isi dokumen seringkali tidak lengkap.

Lalu apa penyebab tidak lengkapnya pendokumentasian rekam medis pasien? Dan apa efek yang mungkin terjadi? Berikut telah kami siapkan ulasan lengkap mengenai penyebab isi dokumen tidak lengkap dan dampak yang mungkin terjadi. Simak ulasan berikut ini!

Membahas tentang : Permenkes No. 269 ​​Tahun 2008 tentang Rekam Medis, dokumen rekam medis secara sah dimiliki oleh fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pasien berobat. Namun, pasien dapat mengakses dan memiliki dokumen-dokumen ini.

Untuk dokumen yang mungkin dimiliki oleh pasien, berikut adalah ringkasan dokumen rekam medis yang dimiliki oleh pelayanan kesehatan. Penggandaan dokumen ini dalam rekam medis dapat dilakukan oleh pasien dalam bentuk catatan. Sedangkan jika keluarga pasien ingin melakukan penggandaan, diperlukan surat kuasa atau persetujuan tertulis dari pasien.

Namun, tahukah Anda bahwa isi dokumen rekam medis seringkali tidak lengkap? Ada banyak alasan yang sering menyebabkan tidak lengkapnya isi dokumen rekam medis. Berikut adalah beberapa alasan tersebut:

1. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia yang bertanggung jawab atas pelayanan kesehatan seringkali menyebabkan ketidaklengkapan isi dokumen kesehatan. kesalahan manusia istilah yang sering digunakan. Jika SDM yang mengambil dokumen di rekam medis hanya melewatkan satu titik ekstraksi, jelas akan berdampak pada kelengkapan isi dokumen.

Pengetahuan SDM penanggung jawab bahwa dokumen rekam medis harus dilengkapi sebelum 24 jam juga menjadi salah satu alasannya. Keterlambatan pengisian HR membuat pasien kesulitan mendapatkan salinan dokumen.

Selain itu, pekerjaan HR yang bertanggung jawab juga menyebabkan dokumen tidak lengkap, demikian kami menyebutnya kesalahan manusia di. Komunikasi antar SDM juga menjadi salah satu faktornya.

2. Alat

Untuk memperoleh dokumen rekam medis diperlukan daftar, namun sering diabaikan oleh petugas medis yang melakukan pencatatan. Ketersediaan ruangan khusus untuk pengambilan rekam medis juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kelengkapannya.

3. Prosedur

Tata cara pengambilan data dokumen di rekam medis tentunya melalui beberapa SOP, jika tidak pemantauan dan penilaian yang dilakukan untuk memperoleh rekam medis tentunya menjadi faktor utama ketidaklengkapan dokumen rekam medis. sistem penghargaan dan hukuman yang harus digunakan ketika terjadi kesalahan juga merupakan faktor.

4. Bahan

Bahan berupa dokumen rekam medis memiliki susunan formulir rekam medis. Kalau penataannya tidak sistematis, tentu banyak dokumennya. Apalagi jika tidak ada perbedaan warna pada beberapa dokumen. Ketidaklengkapan itu sangat wajar.

5. Keuangan

Faktor keuangan berkaitan dengan ketersediaan pelayanan kesehatan di daerah. Dengan keterbatasan dana, penyediaan ruang untuk memastikan kelengkapan dokumen dalam rekam medis pasien seringkali menjadi kendala dan menyebabkan ketidaklengkapan dokumen.

Baca Juga: Resume Medis Rawat Jalan untuk Penatalaksanaan Pasien Lanjutan

Apabila dokumen rekam medis tidak lengkap, tentunya akan mengurangi manfaat dari pentingnya dokumen tersebut. Manfaat dokumen rekam medis adalah sebagai berikut:

  1. sebagai nilai administrasi (data administrasi pelayanan kesehatan).
  2. sebagai nilai hukum (bukti pengadilan).
  3. sebagai nilai keuangan (dasar perincian biaya pelayanan kesehatan yang harus dibayar oleh pasien).
  4. sebagai nilai penelitian (bahan untuk penelitian di bidang kedokteran, keperawatan, dan kesehatan).
  5. sebagai nilai pendidikan (data ajar dan materi pendidikan bagi mahasiswa kedokteran, keperawatan, dan tenaga kesehatan lainnya).

Apa itu Dokumen Rekam Medis?

Dokumen rekam medis pasien merupakan dokumen yang dapat dilihat pada saat seseorang datang dan berkonsultasi dengan pelayanan kesehatan.

Dokumen ini diperlukan oleh staf medis terkait untuk mendapatkan informasi yang rinci dan lengkap tentang riwayat kesehatan pasien. Tanpa catatan yang lengkap, tentunya sulit untuk menentukan tindak lanjut yang tepat untuk setiap pasien.

Semua isi dokumen rekam medis memiliki kegunaannya masing-masing. Oleh karena itu, tidak hanya staf medis yang akan mengetahuinya, tetapi juga pasien. Secara umum, rekam medis adalah dokumen yang berisi tentang riwayat kesehatan pasien.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 269 ​​Tahun 2008 tentang Rekam Medis, Rekam Medis didefinisikan sebagai berkas yang berisi catatan tentang identitas pasien. Serta riwayat dokumen pemeriksaan, pengobatan, tindakan, pelayanan lain yang diberikan kepada pasien.

Secara umum, dokumen ini akan mengacu pada catatan dokter, dokter gigi, dan tenaga kesehatan lainnya. Kemudian dokumen tersebut juga berisi laporan pendukung hasil, catatan observasi, pengobatan harian, dan semua catatan. Kedua rekaman tersebut berupa foto radiologi, gambar pencitraan, dan rekaman elektrodiagnostik.

Apabila dilengkapi, dokumen rekam medis adalah dokumentasi yang berkaitan dengan informasi pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis kepada pasien dalam bentuk laporan, catatan, dan rekaman.

Biasanya data dalam dokumen rekam medis akan digunakan untuk menjaga kesehatan dan pengobatan pasien. Selain itu juga digunakan sebagai alat bukti dalam penegakan hukum dan disiplin kedokteran, hingga penegakan etika kedokteran.

Beberapa kebutuhan pendidikan, penelitian, atas dasar pendanaan anggaran kesehatan juga memerlukan dokumen rekam medis. Yang berfungsi untuk mengetahui statistik status kesehatan suatu wilayah tertentu. Bahkan, dokumen ini juga dijadikan sebagai acuan data statistik kesehatan di Indonesia.

Lalu bagaimana solusi untuk mencegah munculnya berbagai penyebab yang menyebabkan ketidaklengkapan dokumen rekam medis?

Baca Juga: Bagaimana Rekam Medis Berbasis Cloud Dapat Meningkatkan Perawatan Pasien

Cegah Insiden Akibat Tidak Lengkapnya Dokumen Rekam Medis Pasien dengan Trustmedis!

Trustmedis merupakan aplikasi yang dapat menjadi solusi digital untuk meningkatkan efisiensi fasilitas kesehatan. Baik fasilitas kesehatan tersebut berupa klinik, rumah sakit, puskesmas, apotik, laboratorium, klinik kecantikan, atau lainnya. Aplikasi layanan kesehatan ini mudah digunakan, lengkap dan terintegrasi resmi.

Dengan menggunakan aplikasi ini tentunya permasalahan terkait kelengkapan data dalam dokumen rekam medis akan mudah dilakukan. Selain itu, juga efektif dalam mencegah ketidaklengkapan berdasarkan beberapa faktor yang telah dijelaskan pada ulasan sebelumnya. Mengapa demikian?

Berikut alasan Trustmedis dapat mencegah terjadinya ketidaklengkapan dokumen mulai dari penyebab ketidaklengkapan dokumen pada rekam medis pasien, simak!

1. Penyimpanan Rekam Medis Pasien Berbasis Cloud

Dengan sistem informasi manajemen penyimpanan berbasis cloud, tentunya data tidak mudah hilang. Apalagi sudah selesaidukungan dengan ESDM. Selain itu, dokumen rekam medis pasien dengan menggunakan sistem cloud mudah diakses oleh pihak terkait dan tidak memerlukan gudang untuk menyimpan data pasien dalam jumlah besar.

2. Keamanan Data

Trustmedis memberikan keamanan seperti bank yang menjamin perlindungan data. Dengan standar ISO 27001 dan berlokasi di Indonesia, tentunya menjamin 100% keamanan data Anda.

3. Dokumen Rekam Medis Terpadu

Rekam Medis Terpercaya terintegrasi dengan layanan BPJS, sehingga Anda tidak perlu menggandakan input sistem BPJS

Dengan berbagai keunggulan di atas, tentunya Anda pasti harus bergabung dengan kami bukan? Bergabunglah hari ini dan gunakan Trustmedis untuk menyediakan dokumentasi rekam medis lengkap untuk pasien![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Berita Kesehatan Terkini

philippineangels.com adalah situs berita terkini paling update hari ini. Kumpulan artikel blog berita olahraga sepakbola, kesehatan atau health dan ekonomi Indonesia maupun mancanegara.