Timnas Indonesia Berharap Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Tak Berimbas ke Piala Dunia U-20 2023

Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto.

philippineangels.com – Asisten pelatih Timnas Indonesia, Nova Arianto, mengungkapkan dukanya atas insiden kelam yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada rangkaian pertandingan Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Kericuhan meletus usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Pekan 11 Liga 1 2022-2023.

Tim tamu memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 di Stadion Kanjuruhan Malang.

Hasil inilah yang membuat kelompok suporter Arema FC merasa tidak puas dengan kekalahan timnya. Beberapa dari mereka memasuki lapangan dan bentrok dengan aparat keamanan.

Sedikitnya 129 orang tewas dalam insiden ini. Ini juga menjadi rekor kelam bagi sepak bola Indonesia.

Insiden itu mendapat tanggapan dari staf pelatih tim nasional Indonesia. Asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto mengaku sangat sedih dengan kejadian tersebut.

Nova Arianto mengatakan dalam postingan Instagram pribadinya, “Saya turut berduka cita atas apa yang terjadi di Malang.

Nova tidak mengharapkan begitu banyak korban. Dia sangat sedih karena sepak bola merenggut nyawa kembali.

“Saya tidak berpikir akan ada begitu banyak korban.”

“Sedih sekali sepak bola harus terulang kembali untuk membunuh seseorang karena sepak bola sebenarnya bisa menjadi hiburan bagi semua orang dan alat untuk mempersatukan bangsa,” jelasnya.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini