Tragedi Kanjuruhan Telan Banyak Korban Jiwa, Pelatih Persikabo Langsung Lemas

Kerusuhan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya di Liga 1 Pekan 11 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/1) malam.

philippineangels.com – Peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini menjadi duka bagi seluruh penggemar sepak bola di Indonesia. Tak terkecuali pelatih Persicabo 1973, Jajang Nurdjaman.

Pelatih Persicabo 1973, Jajang Nurdzaman mengaku lemah setelah mendengar kabar yang terjadi di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada pekan 11 Liga 1 2022-2023, Sabtu (10/01/22). .

Dimana pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut, kejadian mengenaskan terjadi setelah pertandingan usai.

Lebih tragis lagi, insiden tersebut mengakibatkan banyak korban jiwa karena ratusan fans dipastikan tewas.

Bahkan Djang Nurzaman tidak tega mendengar begitu banyak korban. Pelatih yang kerap disapa Pelatih Janur itu turut berbela sungkawa kepada para korban.

“Atas kejadian di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya sejak Persikabo 1973,” kata Jajang Nurdjaman.

“Setelah berita itu tersiar, kami semua lemas saat sarapan setelah mendengar banyak korban,” kata Janur.

Mantan pelatih Persib Bandung itu kemudian meminta untuk mendoakan para korban. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

“Mari kita doakan yang telah meninggal, semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta’ala,” kata Janur.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini