UEFA Nations League: Inggris Gagal Balas Dendam dan Degradasi, Southgate Dicerca Fans Sendiri

Giacomo Raspadori merayakan golnya ke gawang Inggris di UEFA Nations League REUTERS/Alberto Lingria

philippineangels.com – Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, dikritik fans sendiri setelah The Three Lions kalah 1-0 dari Italia di UEFA Nations League.

Seperti diberitakan sebelumnya, Italia dan Inggris bentrok saat bentrokan final Euro 2020.

Pertandingan tersebut ternyata menjadi pertandingan panas yang penuh kontroversi, seperti pemain internasional Inggris Bukayo Saka yang kemejanya ditarik oleh Giorgio Chiellini untuk menggagalkan serangan balik Three Lions.

Akibatnya, Chiellini diberi kartu kuning oleh wasit karena penalti tersebut merupakan pengorbanan yang ‘lebih murah’ baginya daripada yang diterima Gli Azzurri.

Pertandingan berakhir imbang 1-1 yang akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti yang dimenangkan Italia 3-2.

Saat itu, Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bucayo Saka bertanggung jawab atas kekalahan The Three Lions setelah gagal mencetak gol ke gawang Gianluigi Donnarumma dalam adu penalti.

Bahkan, banyak yang mempertanyakan keputusan Gareth Southgate untuk mempertahankan pemain muda seperti Bukayo Saka sebagai penendang terakhir di babak ini.

Meskipun setidaknya dia bisa menendang penalti, sisanya harus diserahkan kepada pemain yang lebih senior di skuad.

Italia dan Inggris bertemu Juni lalu. Namun, The Three Lions gagal membalas karena pertandingan berakhir imbang 0-0.

Inggris harus menanggung malu kekalahan 1-0 melawan Italia dengan kesempatan untuk membalas dendam sekali lagi di mana Gareth Southgate dicemooh oleh penggemarnya sendiri.


Berita Bola Terkini

PhilipineAngels.com menyajikan berita sepakbola meliputi jadwal, klasemen, prediksi, Hasil pertandingan, live streaming hingga liga champions terbaru dan terkini